pengalaman dalam hidup adalah sesuatu yang sangat bernilai. maka berbagilah pengalaman kepada orang lain agar menjadi lebih bernilai
Selasa, 15 Juli 2014
Cerita bintang - Lagu
bintang, kau bersinar terang di hidupku
suasana hati, seakan damai
menemani hari ku di sini
kasih, kita ukir cerita hati ini
lewati segala suka dan duka
nikmati setiap waktu yang ada
ch segala rintangan
akan kita hadapi
suatu saat nanti
kita kan bersatu
reff: lepaskan lah semua
yang kita rasakan
jangan pernah kau ragu
aku menemanimu
jalin tali kasih
yang pernah kau tunda
biarkan semua
jadi milik kita
Musik:
Seperti biasa, suara pas2an, hehe
Tanya- Lagu
Semua terjadi oh.. begitu saja
Saat pertama ku bertemu dengannya
Otakku dipenuhi banyak tanda tanya
Ku beranikan diri tuk bertanya
Ku mulai bertanya engkau dari mana
Dari planet apa dan galaksi apa
Kau mulai bertanya apa aku gila
Aku tidak gila tapi aku cinta
Reff : jujur ku katakan aku suka dirimu
Entah dari mana aku tak tahu
Kau hadir didepanku seakan aku tahu
Kau yang akan mengubah duniaku
Musik:
maaf suaranya kurang pas n pas-pasan :) yang mau nyanyi silahkan..
Sunny Morning - Lagu
lagu ciptaan, kisah disuatu pagi yang indah menyambut hari..
C F G C
sunny morning when the sky is blue
I see you smile at me
when you tell me I am waiting here
I told you I love you
when the bright night sky filled with stars
I see you laughing at me
when you say I'm here for you
I said I will not leave you
Chorus: I am here for you
and you for me
You are here to love me
and I love you
Musik:
suara ancur n gitarnya ancur juga, kalo ada yg mau nyanyi silahkan.
Minggu, 21 Juli 2013
'Nama' sebuah anugerah terindah yang akan selalu dikenang
Ketika Ia mulai beranjak anak-anak, ibu mereka memanggil mereka dengan nama sayang. Nama tersebut biasa saja dari singkatan namanya dan nama lain sebagai tanda sayang orangtuanya kepada mereka. Tak lupa pula keluarga besar yang ikut memanggil Ia dengan nama sayang, dan Ia sangat disayangi di tengah-tengah keluarganya. Pada awalnya Ia mungkin tak tau kenapa Ia dipanggil seperti ini. Tapi lambat laun Ia akhirnya mengerti juga. Akankah nama ini yang akan Ia kenang dan akan menjadi nama sayang bagi anak-anaknya kelak.
Ketika Ia mulai beranjak dewasa. Namanya begitu banyak dikenal, namanya kini sekarang telah ditambah dengan gelar-gelar yang membuktikan usahanya. Tak hanya orang tua yang bahagia, keluarga dan teman-temannyapun ikut berbahagia, sebuah usaha yang telah membuktikan bahwa dia mampu. Dan ketika Ia telah mempunyai anak, mereka memberikan nama terbaik bagi anak mereka bahkan ada yang memberikan namanya didalam anak mereka. Apakah sekarang nama hanyalah sebuah nama.
Dan ketika mereka telah tua, nama nya akan diingat oleh banyak orang. Namanya akan diceritakan oleh orang-orang. Cucu-cucu nya akan mendengar cerita tentang namanya yang begitu banyak dikenal orang. Dan hal itu akan berlanjut terus menerus untuk mengenang kakek dan neneknya. Dan sampai di akhir hayatnya namanya akan tetap ada disisi jasadnya.
Itulah nama, yang menjadi tanda seseorang di dunia ini, dan akan dikenang terus sampai akhir hayatnya. Namamu adalah doa orang tua mu, hal spesial yang diberikan kepada orang tua kepada mu. Aku yakin namamu adalah yang terindah yang telah dipilih. Jangan pernah membenci arti di setiap kata namamu, karena dari sanalah kasih sayang orang tua mu akan terus kau ingat.Hehe..Padang 21 Juli 2013. Untuk sebuah pengharapan agar dia mencintai namanya.
Kamis, 27 September 2012
Mencegah Kolesterol Tinggi dengan Buah-buahan
Dalam berbagai proses metabolisme tubuh, kolesterol juga mengambil peran penting diantaranya:
Proses pembentukan sel-sel dalam tubuh, lemak berperan sebagai pembentuk dinding- dinding sel.
Dibutuhkan untuk bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid.
Membuat asam empedu untuk proses emulsi lemak.
Dibutuhkan untuk membuat vitamin D dan juga berperan sebagai bahan untuk membuat hormon - hormon sex dan kortikosteroid.
Kolesterol tinggi adalah salah satu indikator didalam tubuh bahwa telah terjadi ketidakseimbangan tubuh. oleh karena itu perlu upaya untuk menurunkan kolesterol tinggi dan menjaga agar kolesterol tetap normal sesuai kebutuhan tubuh
Berikut beberapa buah-buahan yang dapat menjaga kadar kolesterol anda tetap normal:
Alpukat
Buah alpukat merupakan sumber terbaik untuk lemak tak jenuh yang bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol baik sekaligus menurunkan kolesterol jahat. Alpukat juga mengandung beta sitosterol yang bisa mengurangi penyerapan kolesterol dari makanan. Meski begitu, alpukat mengandung kalori tinggi, yakni 300 kalori dan 30 gram lemak. Karena itu konsumsi buah ini sebagai pengganti makanan tinggi lemak lainnya.
“Dia-lah, Yang Telah menurunkan air hujan dari langit untuk kalian, sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagian lainnya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kalian menggembalakan ternak kalian. Dia menumbuhkan bagi kalian dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, korma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS An-Nahl :10-11)
Senin, 17 September 2012
Berfikir Positif Itu Menyehatkan
Semua yang kita lakukan dan kita rasakan berasal dari pikiran. pikiran tersebut yang membawa kita untuk melakukan sesuatu seperti menulis, membaca dan lain sebagainya. dan lewat pikiran juga kita dapat merasakan sesuatu seperti sedih, gembira, marah dan sebagainya.Sebuah cerita dibawah ini mungkin bisa menjadi ilustrasi bahwa berfikir positif itu menguntungkan:
Suatu pagi Adi pamit akan pergi ke Sebuah Bank kepada istrinya. Tujuan Adi ke Bank adalah untuk menyetor atau mentransfer titipan teman jauhnya untuk kegiatan bakti sosial. Sambil bercanda sang istri mengatakan kepada Adi “Semoga lancar ya, soalnya bank itu terkenal sering banget trouble sistemnya” dan sang istri pun menceritakan pengalamannya berurusan dengan bak tersebut yang sering mengecewakannya.
Adi berangkat dengan senyum, dan sampai di bank Adi pun mengambil no antrian dan duduk tenang mengantri, lumayan juga rame banget antriannya. Beberapa saat kemudian ada pengumuman dari pihak bank bahwa sistem mereka sedang dalam gangguan dan belum bisa melayani transaksi.
Antrian yang ramai itu pun bubar dengan berbagai nada ketus dari para nasabah, sedangkan Adi hanya tersenyum saja sambil berkata dalam hati “Istriku ternyata tidak meleset”. Saat orang-orang pada bubar Adi malah duduk tenang sambil mengambil HP nya, dia mengirimkan SMS candaan buat istrinya dan mengabarkan gangguan pada bank itu.
Baru saja Adi memencet tombol “SENT”, secara mengejutkan Adi dipanggil oleh Teller dan mengatakan bahwa sistem sudah siap kembali melayani transaksi. Alhamdulillah Adi tak usah mengantri lagi.
Lalu apa hikmah dari cerita diatas, Adi akhirnya mendapat kemudahan karena menerima semua keadaan dengan bersikap positif. Coba saja jika Adi memutuskan untuk ikut kesal dan langsung pergi meninggalkan bank itu dan mencari cabang lainnya, tentu saja itu akan menghabiskan waktu yang lama. Tetapi Adi memilih tenang dan bersikap positif dan akhirnya dia dapat pelayanan bank tanpa harus mengantri.(1)
Berfikir positif itu Menyehatkan
Tanpa kita sadari bahwa setiap apa yang kita pikirkan akan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan kita sendiri. Berfikir mempunyai dua sisi yang berbeda, disatu sisi dapat menciptakan kesehatan jiwa dan raga kita dan disisi lain dapat menimbulkan stress dan gangguan kejiwaan lainnya. salah satu pengontrol stress yang berlebihan adalah dengan cara berfikir positif. saat berfikir positif tubuh akan merasakan perasaan yang rileks dan tidak tertekan, oleh karena itu dapat menciptakan suasana yang bahagia dan menyehatkan bagi tubuh.
kutipan:
(1)http://diansonata.com/keajaiban-berpikir-positif
Jumat, 24 Februari 2012
Perjalanan Dimalam Jumat
Saat terasa lelah setelah seharian dikampus, melepas penat di karpet yang terasa seperti kasur yang begitu empuk. aku mencoba menutup mata, dan mengingat semua kejadian yang terjadi hari ini. jika aku terus mengingat mungkin akan begitu banyak kekecewaan karena berapa banyak waktu yang telah dihabiskan untuk sesuatu yang sia-sia. tapi semua itu tak membuat kita jatuh karena rahmat Allah selalu menyertai kita.
Kamis, 29 Desember 2011
Si Penggugah Hati
Alhamdulillah itu kata yang indah diucapkan setelah aku diberi nikmat pada hari ini. Dalam hati aku berharap semoga hari ini lebih baik daripada hari kemarin seperti nabi Muhammad SAW pernah berkata barang siapa yang sama dengan hari kemarin maka ialah orang-orang merugi. Kata-kata tersebut selalu terlintas dikala apa yang telah ku lakukan pada hari kemarin masih banyak yang belum kupenuhi.
Pagi ini hari yang cerah, bahkan seakan-akan matahari bersinar dengan terangnya. Embun-embun pagi kian menetes satu persatu dari dedaunan ke tanah, tampak begitu bening dan sungguh indah disaat terkena sinar matahari. Bagaikan kilauan permata yang sampai saat ini belum pernah kusentuh tapi kurasakan begitu indahnya.
Saat kumulai melangkah ke kamar mandi, tiba tiba teman ku membuyarkan lamunanku. “wan, kamu nggak pergi kuliah ntar telat lho, lagi mikirin apa? Jodoh ya?” kata safri. Safri begitulah orang biasa memanggilnya, orangnya yang mempunyai pendirian keras dan terkadang juga keras kepala dan jika berbicara suaranya tegas dan lantang. Ia aktif dalam organisasi kampus sampai muncul kata mutiara kampusku rumah keduaku. “ah, saf. Kapan lagi kamu bisa menikmati indahnya pagi ini. Bersyukurlah kamu diberikan oksigen nggak bayar lagi” kata ku kepadanya. “Alhamdulillah, ya tapi jangan melamun sambil senyum-senyum sediri, ntar dikira pasien RSJ lagi berjemur dipagi hari” lanjutnya. Aku hanya bisa membalas dengan senyum kepadanya. Karena tiada yang dia ketahui dalam hati ini kecuali Allah yang Maha Mengetahui.
Pagi ini aku harus buru-buru ke kampus karena jadwal pada hari ini padat, bisa dikatakan seperti orang kantoran yang harus kerja 8 jam sehari, maka kami kuliah diwajibkan dari jam 8 sampai jam 5. Memang terasa lama tapi apa yang kami dapat paling tidak sebagai bekal untuk menghadapi hari esok. hari ini untung saja banyak jadwal yang telah selesai sehingga ada waktu yang kosong yang masih bisa dimanfaatkan. Rencana hari ini sore nanti akan pergi kepantai, jadwal yang selalu ku isi pada waktu kosong dan mencari inspirasi.
Setelah tak terasa waktu begitu cepat, ku ajak motor kesayanganku untuk melakukan jadwal kegiatan selanjutnya, seperti biasa motor kesayangan selalu menurut tanpa rewel asal di beri bensin bagai anak dengan ibunya pas lagi menyusui. Memang seluruh nikmat yang diberikan olehNya kita harus bersyukur dan nikmat mana yang kamu dustakan? Tak lupa kubawa kertas dan sebuah pensil yang biasa bersemayam didalam tas jinjing. Dan sekali lagi aku harus bersyukur dengan kertas dan pensil itulah yang selalu memberiku inspirasi yang tak ternilai dan bahkan belum terpikirkan oleh orang lain sebelumnya.
Tak terasa beberapa menit ku mengemudi motorku dan akhirnya sampai di pantai. Angin pantai seakan-akan terus berhembus membuat fikiranku tenang. Perlahan-lahan ombak saling mengejar satu sama lain seakan-akan ingin menyapu pantai dengan cepatnya. Kulihat disela-sela batu muncul kepiting- kepiting yang sedang asyik bercengkrama satu sama lainnya. Aku mulai mencari tempat yang pas untuk menikmati indahnya nikmat ini dan mataku tertuju di batu pemecah ombak yang senantiasa di tunggui oleh bapak-bapak yang mincing sampai larut malam.
Kertas kubuka pensil siap aku goreskan, bersambung..
Senin, 26 Desember 2011
Ketika Semua Berbuah Manis I
Suatu hari pohon yang rindang teringat akan semua kenangan-kenangan yang dia rasakan semenjak dia di tanam. disaat itu saat masih berbentuk biji aku dibawa oleh seorang pemuda, pemuda itu terlihat begitu senang ketika membawa diriku terasa seluruh keceriaannya kepadaku. disaat itu dia mencari dimana posisi yang bagus untuk menanamku, dan tepat disamping sebuah gedung aku ditanam disamping lapangan bola. Lapangan bola tempat berkumpulnya anak-anak pada waktu sore hari.sungguh indahnya tempat aku ditanam, jika pemuda itu tahu aku akan berterima kasih dengan sebesar-besarnya.
Rabu, 19 Oktober 2011
Tidur Dengan Kualitas Terbaik
Tidur adalah keadaan istirahat alami pada berbagai binatang menyusui, burung, ikan, dan binatang tidak bertulang belakang seperti lalat buah Drosophila. Pada manusiadan banyak spesies lainnya, tidur penting untuk kesehatan.Tanda tanda kehidupan seperti kesadaran, puls, dan frekuensi pernapasan mengalami perubahan. Dalam tidur normal biasanya fungsi saraf motorik juga saraf sensorikuntuk kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan sistem saraf pusat akan diblokade, sehingga pada saat tidur cenderung tidak bergerak dan daya tanggap pun berkurangFase peralihan dari sadar ke tidur disebut sebagai pradormitium dan fase peralihan dari tidur kembali ke sadar disebut sebagai postdormitium. Didalam ilmu kedokteran ilmu yang mempelajari gangguan tidur disebut sebagai somnologie.
Manusia menghabiskan sepertiga dari waktu hidupnya dengan tidur. Tidur bukan saja karena kelelahan tetapi juga karena kebiasaan dan pola hidup. Faktor keamanan harus dibangun untuk mengatasi kemungkinan terjadinya kriminalitas ketika kita sedang tidur.
Tidur dibagi menjadi 2 tipe yaitu:Tipe Rapid Eye Movement (REM)Tipe Non Rapid Eye Movement (NREM) Fase awal tidur didahului oleh fase NREM yang terdiri dari 4 stadium, lalu diikuti oleh fase REM. Keadaan tidur normal antara fase NREM dan REM terjadi secara bergantian antara 4-7 kali siklus semalam. Bayi baru lahir total tidur 16-20 jam/hari, anak-anak 10-12 jam/hari, kemudian menurun 9-10 jam/hari pada umur diatas 10 tahun dan kira-kira 7-7,5 jam/hari pada orang dewasa.
Tidur Rosulullah saw merupakan cara tidur yang sangat baik bagi kesehatan, setiap posisi dan waktu yang beliau pilih untuk tidur sangat bermakna bagi kesehatan bahkan jauh sebelum ilmu kedokteran berkembang seperti sekarang. Ibnu Qayyim berkata, “Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur dan bangun beliau, niscaya mengetahui bahwa tidur beliau tersebut paling proporsional dan paling ber-manfaat untuk badan, organ, dan kekuatan.
1. Posisi tidur Nabi saw adalah miring kesebelah kanan Kemudian, beliau berbalik bertumpu sedikit pada sisi kiri, supaya dengan begitu proses pencernaan lebih cepat karena condongnya lambung di atas hati. Kemudian beliau kembali tidur bertumpu pada sisi kanan lagi, agar makanan segera larut dari lambung; jadi posisi permulaan dan posisi terakhir tidur bertumpu pada sisi kanan. Selain bermanfaat bagi pencernaan paling tidak ada 3 manfaat lain yang dapat diambil dari posisi tidur miring kesebelah kanan.
a. Untuk jalan nafas tidur miring mencegah jatuhnya lidah kebelakang yang dapat menyumbat jalan nafas. Lain halnya jika tidur pada posisi terlentang maka relaksasi lidah pada saat tidur dapat mengakibatkan penghalangan jalan nafas, penampakan dari luar berupa mendengkur.
Orang yang mendengkur mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen malah kadang-kadang dapat terjadi henti nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkan orang yang tidur dengan posisi demikian. Orang tersebut biasanya akan bagun dengan keadaan pusing karena kurangnya pasokan oksigen ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu tidur kita.
b. Untuk jantung, tidur miring kesebelah kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya ini karena posisi jantung yang memang berada lebih disebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan karena darah yang masuk ke atrium juga banyak, sebab paru-paru kanan berada diatas sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.
c.Bagi kesehatan paru-paru: paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring kesebelah kanan, jantung akan jatuh kesebelah kanan, itu tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan besar, lain halnya kalau bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik.
2.Selain posisi tidur yang miring kekanan Nabi saw juga meluruskan punggungnya pada saat tidur, manfaatnya adalah supaya organ-organ dalam tidak tertekan, posisi tersebut juga melancarkan peredaran darah.
3.Sedikit menekuk kaki
Di dunia kedokteran seorang dokter akan meminta pasien menekuk kakinya jika dokter tersebut akan memeriksa perut pasien. Fungsi dari sedikit menekuk kaki adalah untuk mengendurkan otot-otot perut sehingga lebih mudah untuk diperiksa. Menekuk kaki sedikit pada saat tidur menolong organ-organ dan otot otot perut itu sendiri untuk relaksasi lebih sempurna. Sehingga tidur kita lebih nyaman.
4.Menggunakan telapak tangan sebagai bantal.
Kita tentu sering dengar bahwa posisi leher sangat mempengaruhi kualitas tidur. Leher yang tidak lurus pada saat tidur menyebabkan sakit leher pada saat bangun dan biasanya ini menetap beberapa lama sehingga mengganggu aktifitas. Maha suci Allah yang menciptakan tangan sedemikian rupa sehingga apabila kita melihat orang yang tidur dengan telapak tangan maka antara kepala, leher dan punggung tercipta garis lurus.
Kualitas tidur ternyata juga menentukan aktivitas kita di hari berikutnya, jika kualitas tidur kita baik maka kita bersemangat menjalani aktivitas setiap hari, berapa jam tidur tidak menentukan kualitas tidur, bahkan tidur lebih dari 8 jam dapat menimbulkan masalah kesehatan. walaupun tidur hanya 3 jam dengan kualitas terbaik, maka anda mendapat manfaatnya. artikel ini untuk kita semua dan sebagai rujukan bagi saya dan anda.
sumber:
http://atsugalearntomakeablog.blogspot.com/2009/12/posisi-tidur-yang-baik.html)
http://id.wikipedia.org/wiki/Tidur
http://sleepclinic.wordpress.com/2009/09/03/fisiologis-tidur-normal/
Rabu, 23 Februari 2011
Mengenal lebih dekat vitamin C
Vitamin merupakan suatu molekul organik yang sangat diperlukan tubuh untuk proses metabolisme dan pertumbuhan yang normal. Vitamin tidak dapat dihasilkan oleh tubuh manusia dalam jumlah yang cukup, oleh karena itu harus diperoleh dari bahan pangan yang dikonsumsi. Terkecuali pada vitamin D, yang dapat dibentuk dalam kulit jika kulit mendapat sinar matahari.
Dalam bahan pangan hanya terdapat vitamin dalam jumlah relatif sangat kecil, dan terdapat dalam bentuk yang berbeda-beda, diantaranya ada yang berbentuk provitamin atau calon vitamin (precursor) yang dapat diubah dalam tubuh menjadi vitamin yang aktif. Segera setelah diserap oleh tubuh provitamin akan mengalami perubahan kimia sehingga menjadi satu atau lebih bentuk yang aktif.
Banyak peneliti menyarankan untuk mengkonsumsi vitamin C sebesar 500 miligram per hari. Maksimal 2000 miligram. Lebih dari 2000 mg bisa menyebabkan nyeri lambung karena vitamin C bersifat asam.
Cukupi kebutuhan vitamin C dengan rajin memakan buah dan sayuran. Buah yang dianjurkan antara lain jeruk, strawberi, anggur, mangga, nanas, pepaya dan bluberi. Sumber vitamin C yang lain yaitu kol, tomat, brokoli.
1. Merupakan sumber antioksidan, selain vitamin A dan E. Antioksidan berguna untuk mencegah kerusakan yang diakibatkan radikal bebas, racun kimia dan polusi.
2. Penting untuk membentuk kolagen yang berguna untuk kesehatan kulit. Kulit menjadi cerah dan bebas kerut.
3. Penting dalam proses penyembuhan luka. Vitamin C membantu memperbaiki jaringan yang rusak.
4. Mencegah turunnya daya ingat, dan perlindungan sistem kekebalan tubuh.
5. Mencegah kanker dan penyakit jantung.
6. Vitamin C tidak dapat menyembuhkan influenza, tetapi dapat mencegah influenza menjadi semakin parah.
Mengkonsumsi buah dalam keadaan segar jauh lebih baik dari buah yang sudah diolah. Pengolahan pada buah-buahan dengan menggunakan panas, akan mengakibatkan kerusakan pada vitamin C. Vitamin C mudah larut dalam air dan mudah rusak oleh oksidasi, panas, dan alkali. Karena itu agar vitamin C tidak banyak hilang, sebaiknya pengirisan dan penghancuran yang berlebihan dihindari.
Buah jeruk, baik yang dibekukan maupun yang dikalengkan merupakan sumber vitamin C yang tinggi. Demikian juga halnya berries, nenas, dan jambu. Beberapa buah tergolong buah yang tidak asam seperti pisang, apel, pear, dan peach rendah kandungan vitamin C-nya, apalagi bila produk tersebut dikalengkan.
Bayam, brokoli, cabe hijau, dan kubis juga merupakan sumber vitamin C yang baik, bahkan juga setelah dimasak.
Sebaliknya beberapa jenis bahan pangan hewani seperti susu, telur, daging, ikan, dan unggas sedikit sekali kandungan vitamin C-nya.
Air susu ibu yang sehat mengandung enam kali lebih banyak vitamin C dibandingkan susu sapi. Pemberian ASI yang teratur dan sesuai dengan kebutuhan bayi dan balita membantu memnuhi kebutuhan tubuhnya akan vitamin C. Vitamin C mudah diperoleh jika mengkonsumsi makanan dengan benar.
Konsumsi bahan sayuran dan buah dalam keadaan segar, dapat menyediakan kebutuhan tubuh akan vitamin ini. Hanya saja terkadang kita sering kurang memperhatikan cara pengolahan bahan yang benar, sehingga vitamin C rusak dan terbuang percuma.
Saat proses merebus sayuran, guna mempertahankan kesegaran warna sering ditambahkan baking soda. Penambahan baking soda pada saat memasak sayuran, dapat merusak kandungan vitamin C pada sayuran. Oleh karena itu sebaiknya dalam pengolahan sayuran tidak menggunakan bahan tambahan yang dapat merusak kandungan zat gizi.
Kandungan vitamin C pada beberapa jenis sayuran:
1. Bayam dan tekokak : 80 mg / 100 gr
2. Daun katuk : 239 mg / 100 gr
3. Daun kelor : 220 mg / 100 gr
4. Dan singkong : 275 mg / 100 gr
5. Daun talas : 163 mg / 100 gr
6. Daun lobak : 109 mg / 100 gr
7. Daun melinjo : 182 mg / 100 gr
8. Daun oyong : 150 mg / 100 gr
9. Peterseli : 193 mg / 100 gr
10. Sawi : 102 mg / 100 gr
Minggu, 20 Februari 2011
Motivasi Cinta
Apa sebenarnya yang menjadi motivasi cinta? Cinta yang dimaksud adalah cinta kepada sesama. Untuk cinta kepada Allah, saya yakin sudah banyak yang membahasnya. Pada kali ini, saya ingin fokus membahas tentang cinta kepada sesama makhluq, terutama kepada sesama manusia.
Motivasi cinta begitu kuat. Banyak kasus, yang katanya demi cintanya kepada sang kekasih dia rela melakukan apa pun, termasuk bunuh diri. Belum lagi, coba dengarkan lagu-lagu tentang cinta yang sering mengatakan bahwa apa pun akan dilakukan demi cinta.
Dalam film, sinetron, lagu, dan berbagai budaya lainnya, sering kali cinta begitu diagungkan. Seolah segalanya. Sayangnya, cinta tersebut didominasi oleh cinta kepada lawan jenis. Dalam agama Islam, bukanlah dilarang untuk mencintai lawan jenis. Laki-laki mencintai wanita dan sebaliknya. Allah memang menciptakan rasa cinta kepada manusia. Karena cinta adalah anugrah dari Allah, maka cinta harus digunakan sesuai dengan kehendak Allah SWT. Inilah yang seharusnya menjadi motivasi cinta.
Dari Anas bin Malik ra berkata: Nabi Muhammad saw bersabda: “Seseorang tidak akan pernah mendapatkan manisnya iman sehingga ia mencintai seseorang, tidak mencintainya kecuali karena Allah; sehingga ia dilemparkan ke dalam api lebih ia sukai daripada kembali kepada kekufuran setelah Allah selamatkan darinya; dan sehingga Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai daripada selainnya.” (Imam Al Bukhari).
Hadits ini memang ditujukan bagi kita yang mau merasakan manisnya iman. Bukan “manisnya” pelampiasan hawa nafsu. Oleh karena itu, dalam mencintai seseorang (istri, suami, anak, orang tua, dan sebagainya) harus karena Allah seperti yang dikatakan Rasulullah saw dalam hadits diatas: tidak mencintainya kecuali karena Allah. Motivasi cinta, harus karena Allah SWT.
Jika motivasi cinta kita hanya karena Allah, maka siapa yang dicintai dan bagaimana cara mencintai harus sesuai dengan ketentuan Allah SWT. Bagaimana dengan pacar? Saya tidak sedang membahas haram tidaknya pacaran. Saya juga tidak sedang membahas apakah ada yang namanya pacaran islami. Yang ingin saya tekankan disini, jika kita mencintai seseorang, siapa pun itu, motivasi cinta tersebut harus karena Allah SWT dan sesuai dengan ketentuan Allah SWT.
Yang kedua, sebesar apa pun cinta Anda kepada sesama makhluq, bahkan kepada anak dan orang tua, tetap Allah dan Rasul-Nya harus lebih dicintai. Apalagi hanya cinta kepada seorang pacar yang belum ada ikatan hukum sama sekali dalam pandangan agama. Jangan sampai melebihi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. Salah satunya tidak melanggar perintah Allah dan Rasul-Nya demi cinta kepada kekasihnya. Seperti mendekati zina apalagi sampai melakukannya.
Daftar Link Download Artikel Kedokteran
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...1_usia_tua.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_002.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...003_kanker.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...4_intersex.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...4_17_45_49.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...4_14_06_42.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...4_14_10_03.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...4_14_25_15.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...4_14_50_45.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...4_14_55_21.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...n_olahraga.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...yakit_mata.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...kit_gondok.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...kit_syaraf.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...sambungan).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._018_darah.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...iovaskuler.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...it_parasit.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...embanganya.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...masyarakat.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...i_&_tulang.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...enerbangan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...uji_klinik.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...rasa_nyeri.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._anak-anak.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._indonesia.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...uran_cerna.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...boratorium.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...ah_jantung.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...kedokteran.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...h_anestesi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...salah_otak.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...hatan_jiwa.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._036_tumor.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...ika_klinik.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...on_steroid.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...endengaran.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...yakit_hati.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._kosmetika.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...si_enteral.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...edah_mikro.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...akupunktur.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...it_menular.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...ntibiotika.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...hipertensi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...sia_lanjut.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...enular_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...nular_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...agian_iii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._dan_leher.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...3_insomnia.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...alaria_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...laria_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...rtensi_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...tensi_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...n_obat_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._obat_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...rdarah_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...darah_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...ulosis_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...losis_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...riasis_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...nisasi_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...isasi_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...iovaskuler.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._hepatitis.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...pdate_1991.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...lingkungan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...umah_sakit.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._kesehatan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_073_gizi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._kulit_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_075_aids.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...kulit_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...tumor_otak.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...akit_sendi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...uran_cerna.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...isi_khusus.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...isi_khusus.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...komial_(i).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...omial_(ii).pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...lingkungan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._hepatitis.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...salah_anak.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_087_mata.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._keganasan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._089_bedah.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._ke_viii_i.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...ke_viii_ii.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...092_dengue.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...enerbangan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...94_malaria.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._095_darah.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...96_filaria.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._dan_kulit.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...berkulosis.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._100_polio.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...uran_napas.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...iovaskular.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._kesehatan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...eoartritis.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...akupunktur.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...06_malaria.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...107_dengue.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...radisional.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...lingkungan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...yakit_hati.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...an_makanan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...fertilitas.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_113_gigi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...ratan_paru.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...berkulosis.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...iovaskular.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._117_kusta.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...18_malaria.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...119_dengue.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...fertilitas.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...pasan_lain.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...atogenesis.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._dan_stres.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...it_infeksi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...masyarakat.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...salah_anak.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...ntioksidan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...uran_napas.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...akit_sendi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...an_kelamin.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...31_malaria.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...iovaskuler.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...ginekologi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...salah_anak.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._135_napza.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...atan_kerja.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...berkulosis.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...lingkungan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._kandungan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...akit_dalam.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_141_asma.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...142_alergi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...iovaskuler.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_144_tht.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...145_Obsgin.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...Kardiologi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._Imunisasi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...hatan_jiwa.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...salah_Hati.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_151_2006.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...nwisatarev.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...3_Stemcell.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...hatankerja.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/cdk_155_THT.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...56_Depresi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._Neurologi.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil..._Kebidanan.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...9_Obesitas.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...160_Obsgin.pdf
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/fil...1_Stemcell.pdf