Saat terasa lelah setelah seharian dikampus, melepas penat di karpet yang terasa seperti kasur yang begitu empuk. aku mencoba menutup mata, dan mengingat semua kejadian yang terjadi hari ini. jika aku terus mengingat mungkin akan begitu banyak kekecewaan karena berapa banyak waktu yang telah dihabiskan untuk sesuatu yang sia-sia. tapi semua itu tak membuat kita jatuh karena rahmat Allah selalu menyertai kita.
pengalaman dalam hidup adalah sesuatu yang sangat bernilai. maka berbagilah pengalaman kepada orang lain agar menjadi lebih bernilai
Jumat, 24 Februari 2012
Perjalanan Dimalam Jumat
Saat terasa lelah setelah seharian dikampus, melepas penat di karpet yang terasa seperti kasur yang begitu empuk. aku mencoba menutup mata, dan mengingat semua kejadian yang terjadi hari ini. jika aku terus mengingat mungkin akan begitu banyak kekecewaan karena berapa banyak waktu yang telah dihabiskan untuk sesuatu yang sia-sia. tapi semua itu tak membuat kita jatuh karena rahmat Allah selalu menyertai kita.
Kamis, 29 Desember 2011
Si Penggugah Hati
Alhamdulillah itu kata yang indah diucapkan setelah aku diberi nikmat pada hari ini. Dalam hati aku berharap semoga hari ini lebih baik daripada hari kemarin seperti nabi Muhammad SAW pernah berkata barang siapa yang sama dengan hari kemarin maka ialah orang-orang merugi. Kata-kata tersebut selalu terlintas dikala apa yang telah ku lakukan pada hari kemarin masih banyak yang belum kupenuhi.
Pagi ini hari yang cerah, bahkan seakan-akan matahari bersinar dengan terangnya. Embun-embun pagi kian menetes satu persatu dari dedaunan ke tanah, tampak begitu bening dan sungguh indah disaat terkena sinar matahari. Bagaikan kilauan permata yang sampai saat ini belum pernah kusentuh tapi kurasakan begitu indahnya.
Saat kumulai melangkah ke kamar mandi, tiba tiba teman ku membuyarkan lamunanku. “wan, kamu nggak pergi kuliah ntar telat lho, lagi mikirin apa? Jodoh ya?” kata safri. Safri begitulah orang biasa memanggilnya, orangnya yang mempunyai pendirian keras dan terkadang juga keras kepala dan jika berbicara suaranya tegas dan lantang. Ia aktif dalam organisasi kampus sampai muncul kata mutiara kampusku rumah keduaku. “ah, saf. Kapan lagi kamu bisa menikmati indahnya pagi ini. Bersyukurlah kamu diberikan oksigen nggak bayar lagi” kata ku kepadanya. “Alhamdulillah, ya tapi jangan melamun sambil senyum-senyum sediri, ntar dikira pasien RSJ lagi berjemur dipagi hari” lanjutnya. Aku hanya bisa membalas dengan senyum kepadanya. Karena tiada yang dia ketahui dalam hati ini kecuali Allah yang Maha Mengetahui.
Pagi ini aku harus buru-buru ke kampus karena jadwal pada hari ini padat, bisa dikatakan seperti orang kantoran yang harus kerja 8 jam sehari, maka kami kuliah diwajibkan dari jam 8 sampai jam 5. Memang terasa lama tapi apa yang kami dapat paling tidak sebagai bekal untuk menghadapi hari esok. hari ini untung saja banyak jadwal yang telah selesai sehingga ada waktu yang kosong yang masih bisa dimanfaatkan. Rencana hari ini sore nanti akan pergi kepantai, jadwal yang selalu ku isi pada waktu kosong dan mencari inspirasi.
Setelah tak terasa waktu begitu cepat, ku ajak motor kesayanganku untuk melakukan jadwal kegiatan selanjutnya, seperti biasa motor kesayangan selalu menurut tanpa rewel asal di beri bensin bagai anak dengan ibunya pas lagi menyusui. Memang seluruh nikmat yang diberikan olehNya kita harus bersyukur dan nikmat mana yang kamu dustakan? Tak lupa kubawa kertas dan sebuah pensil yang biasa bersemayam didalam tas jinjing. Dan sekali lagi aku harus bersyukur dengan kertas dan pensil itulah yang selalu memberiku inspirasi yang tak ternilai dan bahkan belum terpikirkan oleh orang lain sebelumnya.
Tak terasa beberapa menit ku mengemudi motorku dan akhirnya sampai di pantai. Angin pantai seakan-akan terus berhembus membuat fikiranku tenang. Perlahan-lahan ombak saling mengejar satu sama lain seakan-akan ingin menyapu pantai dengan cepatnya. Kulihat disela-sela batu muncul kepiting- kepiting yang sedang asyik bercengkrama satu sama lainnya. Aku mulai mencari tempat yang pas untuk menikmati indahnya nikmat ini dan mataku tertuju di batu pemecah ombak yang senantiasa di tunggui oleh bapak-bapak yang mincing sampai larut malam.
Kertas kubuka pensil siap aku goreskan, bersambung..
Senin, 26 Desember 2011
Ketika Semua Berbuah Manis I
Suatu hari pohon yang rindang teringat akan semua kenangan-kenangan yang dia rasakan semenjak dia di tanam. disaat itu saat masih berbentuk biji aku dibawa oleh seorang pemuda, pemuda itu terlihat begitu senang ketika membawa diriku terasa seluruh keceriaannya kepadaku. disaat itu dia mencari dimana posisi yang bagus untuk menanamku, dan tepat disamping sebuah gedung aku ditanam disamping lapangan bola. Lapangan bola tempat berkumpulnya anak-anak pada waktu sore hari.sungguh indahnya tempat aku ditanam, jika pemuda itu tahu aku akan berterima kasih dengan sebesar-besarnya.
Selasa, 30 November 2010
Love Story : Cinta Itu Buta
Cinta Itu Buta
Salahkah bila aku mencintaimu
Dan berharap engkau ‘kan jadi milikku
Walau banyak yang bilang kau tak pantas untukku
Sayang ku mohon jangan tolak cintaku
Jiwa ragaku ini hanya untukkmu
Aku rela berkorban demi cintamu itu
Biarlah orang berkata apa
Manusia tiada yang sempurna
Ku terima kau apa adanya
Yang penting aku bahagia
Manusia tiada yang sempurna
Ku terima kau apa adanya
Yang penting aku bahagia
Sayang.. cinta itu buta
lirik-lirik lagu armada diatas mengingatkan aku tentang arti sebuah cinta. cinta bisa datang kapan saja dimanapun kau berada dan dengan siapa saja. Cinta kepada Tuhanmu, Cinta Kepada keluargamu, Cinta kepada Kekasihmu. Setiap manusia tidak ada yang sempurna. jadi terimalah orang-orang yang mencintaimu. karena cinta tidak membutuhkan kesempurnaan, melainkan kasih sayang dan kebahagiaan berada didekat yang kamu cintai...